Cek Harga Tiket Pesawat

BUKA USAHA TOUR AND TRAVEL (Hampir TANPA MODAL!)

PELUANG USAHA!!
Register Now and Start Making Money!

Beberapa keunggulan kami adalah:
1. Tanpa Deposit (bayar sesuai pesanan)
2. Komisi Besar
3. Menggunakan sistem canggih, semua dalam satu layar (platform)
4. Bisa menjual tiket seluruh route, penerbangan domestic dan international.
5. Bisa menjual seluruh voucher hotel didunia.
6. Bisa menjual paket tour domestik maupun international
7. Best Fare. Dengan mudah mendapatkan tarif seluruh penerbangan termurah yang ada pada saat itu, dalam satu periode bulan dan bulan berikutnya.
8. 3 langkah mudah untuk reservasi. Best Fare, Booking, dan menyelesaikan kode booking seluruh airlines domestic dan international.
9. Customer Service yang ramah dan cepat tanggap
10. Tidak memerlukan garansi/ uang jaminan.
11. Tidak ada uang bulanan/ tahunan.
12. Mudah melakukan registrasi. Hanya dibutuhkan email, nomor handphone dan biaya registrasi tanpa perlu persyaratan administrasi lainnya.
13. Harga dan perihal lain bisa dimodifikasi ditiket penumpang.
14. Bisa dengan mudah mendapatkan kode booking dan melakukan print seluruh tiket airlines.


Semua itu hanya dengan syarat memiliki komputer dan koneksi internet saja.

Sunrise Cantik, Bukti Pangandaran Tidak Hilang Pesona

Pangandaran - Saat ini banyak sekali pantai baru bermunculan di sisi selatan Jawa. Namun Pantai Pangandaran tidak hilang pesonanya karena punya sunrise menawan.

Liburan ke Pangandaran, agaknya kurang lengkap tanpa melihat sunrise. Bangunlah lebih awal dan lihat keindahan sunrisenya yang berwarna oranye merona.

Berjarak sekitar 7 jam dari ibukota Jakarta, Pangandaran di Jawa Barat bisa menjadi opsi wisata bagi traveler pecinta pantai. Walau cukup jauh, namun pantainya tak kalah indah dengan di utara Jakarta atau Banten yang lebih dekat.

Untuk mencapainya, traveler bisa menggunakan maskapai Susi Air ke Cilacap dan lanjut ke Pangandaran atau via kendaraan umum/pribadi lewat Tol Cipali sampai Cileunyi dan menuju Ciamis yang berdekatan dengan Pangandaran. Ada banyak opsi, tergantung waktu dan dana.

Setibanya di Pangandaran, traveler pun harus terlebih dulu membayar retribusi sebesar Rp 3.500/orang untuk masuk ke kawasan wisatanya. Bagi yang membawa mobil, ada biaya tambahan Rp 19.500/mobil dan Rp 7.500 untuk motor.

Sunrisenya berwarna oranye merona (Randy/detikTravel)
Setibanya di kawasan wisata, traveler pun bisa singgah ke Pantai Timur dan Pantai Barat yang merupakan pusat keramaian di Pangandaran. Tampak dari sejumlah bar hingga hotel model cottage yang berjajar di sepanjang pantai.

Namun perlu diingat, ombak di kedua pantai tersebut boleh dibilang cukup galak. Sehingga kegiatan berenang agaknya kurang cocok untuk dilakukan. Paling aman, Anda bisa melihat surise yang tampak jelas dari bibir pantai.

Jika ingin memotret sunrise, bangunlah sekitar pukul 05.30 WIB untuk melihatnya. Seperti yang diketahui, matahari selau terbit dari Timur ke Barat. Oleh sebab itu, Pantai Timur pun menjadi spot terbaik untuk menyaksikannya.

Bisa menambahkan foreground agar lebih indah (Randy/detikTravel)
Saat detikTravel singgah ke sana Minggu kemarin (24/7/2016), langit pagi memang sedikit mendung. Alhasil matahari pun baru tampak sekitar pukul 07.00 WIB dan sudah cukup tinggi. Namun walau begitu, tetap tidak mengurangi keindahan sunrisenya yang berwarnya oranye merona.

Malah awan mendung seakan berkolaborasi dengan matahari untuk memberikan pemandangan yang lebih dramatis. Terlebih ditambah dengan ombak dan pantai sebagai foreground serta dermaga yang menjorok di tengahnya, lengkap sudah.

Apabila ingin melihat sunset, traveler pun bisa berpindah ke Pantai Barat yang terletak berdekatan. Hanya Pantai Barat sudah jauh lebih ramai ketimbang Pantai Timur. Yuk lihat sunrise di Pangandaran!

Kalau beruntung bisa melihat anak kecil bermain bola (Randy/detikTravel)

Wisata Penuh Cinta di Sekitar Yogya Ala 'AADC 2'

Yogyakarta - 'Ada Apa dengan Cinta 2' laris manis di bioskop belum lama ini. Tempat syuting film bertema percintaan di sekitar Yogyakarta ini pun ramai dikunjungi turis.

'Ada Apa dengan Cinta 2' menghiasi layar lebar beberapa bulan lalu. Ini merupakan film lanjutan dari kisah percintaan dua sejoli Rangga (Nicholas Saputra) dan Cinta (Dian Sastrowardoyo) yang terpisah jarak di ending film pertamanya.

Setelah bertahun-tahun Rangga pergi ke New York, AS, tanpa kejelasan hubungan dengan Cinta, tak disangka mereka kembali bertemu di Yogyakarta. Dua sejoli itu pun saling mencoba untuk kembali merajut kasih yang sempat tertunda.

Nah, traveler yang ingin jalan-jalan bersama kekasih di sekitar Yogyakarta seperti pemain AADC 2 pun bisa lho. Dihimpun detikTravel, Kamis (21/7/2016) berikut sejumlah tempat yang asyik buat dikunjungi untuk wisata penuh cinta ala AADC 2:

1. Sunrise di Punthuk Setumbu

(Teguh Tofik Hidayat/d'Traveler)


Pesona Candi Borobudur di Magelang sudah terkenal hingga mancanegara. Pemandangan matahari terbitnya juga begitu cantik. Untuk menikmati sunrise, salah satu spot terbaiknya adalah dari Bukit Punthuk setumbu di Pegunungan Menoreh.

Butuh perjuangan di pagi buta untuk mendaki bukit itu. Sesampainya di atas ada pelataran luas dengan pagar pembatas di sekelilingnya. Ada pula rumah panggung, kursi dan gazebo buat menanti sunrise.

Dari puncak bukit ini pemandangannya sungguh memesona. Borobudur akan terlihat di kejauhan, menyembul dari kabut tebal dan berpadu dengan panorama sang surya yang mulai ke luar dari peraduannya. Cantik banget!

Kalau ingin mengabadikannya dalam kamera, karena jarak pandang agak jauh maka sebaiknya membawa kamera dengan kemampuan zoom yang baik. Tapi kalau sekadar membawa ponsel pun tak apa. Hasilnya tak kalah indah, tergantung dari bagaimana cuaca di hari itu.

2. Papermoon Puppet Theater

(papermoonpuppet.com)


Rangga dan Cinta dikenal sebagai karakter yang menyukai sastra serta seni. Salah satu teater unik di Jl Langensuryo, Yogyakarta yaitu Papermoon Puppet Theater dipilih sebagai tempat jalan-jalan berdua.

Pertunjukan teater boneka ditampilkan di tempat tersebut. Berbagai pertunjukan biasanya bertema isu-isu hangat di kalangan orang dewasa. Untuk jadwal pementasannya memang tidak reguler setiap minggu di Yogyakarta, jadi kalau ingin nonton sebaiknya traveler mengecek dulu kapan akan ada pertunjukan di situs resminya.

3. Gereja Ayam

(Iqbal Sheldon/d'Traveler)


Di Desa Gombong, Magelang, ada sebuah gereja yang bentuknya unik seperti ayam. Rumah ibadah yang terbengkalai ini pun dikenal dengan sebutan Gereja Ayam.

Gereja dibangun sekitar tahun 1990 oleh seseorang bernama Daniel Alamsjah. Kabarnya, ia mendapat wangsit dari Tuhan untuk mendirikan gereja di atas bukit. Maka kemudian dia membangun gereja ini.

Tapi tahun 2000 pembangunan gereja terhenti karena keterbatasan dana. Rumah ibadah yang belum selesai dibangun itu akhirnya terbengkalai. Namun malah menjadi objek wisata menarik bagi traveler pecinta fotografi.

4. Pantai Parangtritis

(Putri/detikTravel)


Meski wisatawan telah banyak mengeksplor pantai-pantai cantik di Gunungkidul bila liburan di DI Yogyakarta, pesona Pantai Parangtritis di Bantul yang lebih dulu populer tetap tak pernah luntur. Pantai ini tetap menarik banyak orang buat berkunjung.

Pantai Parangtritis berpasir hitam dan dikelilingi perbukitan. Ombaknya begitu besar dan traveler tidak disarankan buat berenang. Tapi selain berenang, memang banyak aktivitas yang bisa dijajal turis.

Mulai dari naik delman di tepi pantai, naik kuda, main motor ATV dan masih banyak lagi. Kalau mau sekadar berjemur ditepian juga asyik lho, sekalian berfoto bareng kerabat untuk mengabadikan momen-momen di Parangtritis.

5. Ratu Boko

(Shafa/detikTravel)


Kalau sudah menikmati sunrise di Punthuk Setumbu, jelang sore cobalah ke Candi Ratu Boko buat menyaksikan pesona sunset. Candi tersebut letaknya tak jauh dari Candi Prambanan di Yogyakarta.

Lokasi candi ini di dataran tinggi, sehingga cocok sekali untuk menikmati sore jelang mentari terbenam. Biasanya traveler sudah berkumpul sejak pukul 16.00. Mereka akan sabar menanti sunset sambil duduk santai di pelataran candi.

Salah satu spot favorit untuk melihat matahari terbenam sekaligus tempat foto adalah sebuah gerbang di area candi. Bekas gerbang istana itu bagaikan frame sempurna ketika sunset. Jangan heran jika banyak traveler berkumpul di sana buat menanti giliran berfoto.