Long Weekend, Saatnya Sentuh Keajaiban di Kakaban

Derawan - Cuma ada 2 tempat di dunia yang punya ubur-ubur tak menyengat, salah satunya adalah di Pulau Kakaban, Kalimantan Timur. Saat liburan panjang minggu ini saatnya menyentuh keajaiban di Kakaban.

5,6,7,8 Mei ini begitu spesial. Libur Kenaikan Isa Al Masih, digabung Isra Miraj dan akhir pekan. Aroma liburan terasa sejak hari Senin (2/5/2016). Mau liburan kemana? Sebagian traveler pasti ada yang berencana pergi ke Kakaban di Kepulauan Derawan.

Dua pekan lalu bersama rombongan Fam Trip Australian Travel Agent, saya berkesempatan plesiran ke Kepulauan Derawan yang berlokasi di lepas pantai Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kepulauan yang bawah airnya disebut-sebut tercantik kedua di Nusantara setelah Raja Ampat di Papua Barat.

Kepulauan Derawan cukup luas. Ada 5 pulau besar yang biasanya dikunjungi traveler di sini yakni Derawan, Samama, Maratua, Sangalaki dan Kakaban. Nama yang terakhir jadi yang paling spesial, sebab di sanalah terdapat danau yang jadi rumahnya ubur-ubur tak menyengat.

"Di Pulau Kakaban terdapat Danau Kakaban. Di sana hidup banyak , ratusan lebih mungkin, ubur-ubur tak menyengat. Ada 4 jenis seperti ubur-ubur terbalik, ubur-transparan dan lain-lain. Semua boleh dipegang karena tidak menyengat," ujar Memed, pemandu lokal dari Derawan Paradise menjelaskan.

Begitu sampai di Pulau Kakaban, yang berjarak sekitar 45 menit dari Pulau Derawan, dermaga kayu terlihat memanjang. Saya turun dari kapal boat dan berjalan menuju pulaunya. Hati ini tak sabar ingin langsung nyebur di danaunya.

"Kalau megang ubur-uburnya, jangan digenggam dan jangan diangkat keluar dari air. Pegang yang lembut. Oh iya, mereka juga jinak karena pasti akan mendekat kalau ada orang," terang Memed.


Selamat datang di Danau Kakaban! (Afif/detikTravel)

Sebelum tiba di pinggir Danau Kakaban, ternyata kita harus mendaki anak tangga kayu dulu. Jumlahnya mungkin ratusan, menanjak ke atas lalu kemudian turun dampai dermaga kecil di pinggir danau. Ah, danaunya saja indah sekali.

Byur... Saya langsung menyeburkan diri ke danaunya yang berwarna hijau toska. Tak sampai 5 menit, seekor ubur-ubur mendekat. Sempat deg-degan, tapi saya coba untuk menyentuhnya. Heup... Benar, tidak menyengat!


Menyentuh ubur-ubur tak menyengat (Afif/detikTravel)

Ubur-ubur ini serasa lembut sekali saat disentuh dengan tangan. Saya coba membelainya, dia menggeliat manja. Tidak merasa takut dan mau menjauh, malah ingin dekat terus dengan saya. Gemas banget!

Saya berenang makin ke tengah dan makin banyak ubur-uburnya. Warna badannya bening, sedikit kemerahan dan bagian kakinya seperti brokoli. Saya elus lagi dan memegangnya, seperti memegang jelly saja.


Berfoto-foto dengan ubur-ubur tak menyengat (Fitra/Derawan Paradise)


Melihat ubur-ubur tak menyengat dari dekat (Fitra/Derawan Paradise)


Ubur-ubur tak menyengat yang menggemaskan! (Fitra/Derawan Paradise)

Tahukah kamu, hanya ada dua danau di dunia yang punya ubur-ubur tak menyengat. Pertama di Danau Kakaban ini, kedua di Danau Fith di Pulau Eil Malk, Palau. Palau adalah kepulauan Micronesia di Samudera Pasifik sana.

Sekitar 30 menit berenang di Danau Kakaban, hati ini sangat puas. Akhirnya saya bisa melihat langsung bahkan menyentuh ubur-ubur tak menyengat. Salah satu keajaiban di Indonesia.

0 komentar :

Posting Komentar