Perjuangan Menyentuh Cantiknya Puncak Rinjani di Lombok

Mataram - Masyarakat Sasak di Lombok menganggap keramat Gunung Rinjani sekaligus sebagai kediaman Dewi Anjani. Inilah perjuangan untuk menyentuh cantiknya Rinjani.

Gunung Rinjani di Lombok tidak hanya dianggap keramat, namun juga menawarkan keindahan yang luar biasa. Sebagai gunung api kedua tertinggi di Indonesia, perjalanan dari lembah menuju puncaknya di ketinggian 3.726 Mdpl ibaratnya sebuah ziarah untuk memahami diri sekaligus memaknai kebesaran Tuhan.

Penasaran akan kediaman Dewi Anjani tersebut, detikTravel pun sempat mendaki Rinjani beberapa waktu lalu. Bermodalkan semangat backpacker dan niat, saya pun memulai perjalanan dari Bali terlebih dulu.

Setibanya di Bali, perjalanan dilanjutkan menuju Pelabuhan Padang Bay. Setibanya di sana, saya pun segera memesan satu tiket menuju Pelabuhan Lembar di Lombok. Berhubung ingin menghemat pengeluaran, malam pun dihabiskan di kapal sambil menunggu kapal tiba di Lombok.


Diawali oleh padang rumput (Randy/detikTravel)

Dari Pelabuhan Padang Bay, traveler masih harus lanjut ke salah satu desa yang ada di bawah kaki Gunung Rinjani. Di antara kedua pintu masuk yang paling populer, saya pun memilih Desa Sembalun yang lebih dekat ke puncak ketimbang Senaru.

Layaknya prosedur resmi untuk naik gunung, traveler pun wahib aturannya untuk melakukan registrasi (SIMAKSI) di balai Taman Nasional atau loket pintu masuk pendakian dan membayar uang masuk. Harganya pun cukup terjangkau, yaitu Rp 2.500 untuk wisatawan lokal dan Rp 20 ribu untuk wisatawan asing.

Usai mengurus izin, perjalanan menuju Puncak Rinjani pun resmi dimulai. Di awal perjalanan, traveler akan disuguhkan padang rumput dan lembah hijau nan indah hingga menuju pos 2 yang sering dipakai untuk berkemah.


Bukit penyesalan (Randy/detikTravel)


Plawangan Sembalun (Randy/detikTravel)

Dari pos 2 ke pos 3, perjalanan pun masih relatif santai hingga tiba di Bukit penyiksaan yang terkenal menguras tenaga. Setelah mendaki barisan Bukit Penyiksaan itu, barulah traveler akan singgah ke Plawangan Sembalun yang merupakan spot terakhir sebelum melakukan Summit Attack.

Jika ingin melihat sunrise dari Puncak Rinjani, traveler pun dianjurkan untuk memulai pendakian pada pukul 02.00 dinihari Wita. Itu adalah jam aman yang dianjurkan untuk melihat sunrise dari puncak.

Sebelum mulai mendaki ke puncak, alat-alat seperti senter hingga ransum dan stamina pun harus dipersiapkan dengan baik. Jalan menuju puncak sangatlah terjal dan berkerikil. Tiga langkah rasanya hanya seperti satu langkah di hadapan Puncak Rinjani.


Puncak Rinjani (Randy/detikTravel)

Namun setibanya di puncak, rasa bangga dan haru akan menghilangkan segala rasa lelah. Melihat alam Lombok dari Puncak Rinjani membuat traveler menyadari akan hebatnya Sang Pencipta sekaligus indahnya Indonesia. Sekiranya kita sangat beruntung, lahir dan hidup di Indonesia.

Setelah puas berkunjung ke kediaman Dewi Anjani, traveler pun masih akan dimanjakan oleh indahnya Gunung Barujari dan Danau Segara Anak yang tampak jelas dari puncak. Jika ingin, traveler pun bisa melihat keduanya secara lebih dekat.

Tidakkah Anda tertarik untuk liburan ke Lombok dan mendaki Gunung Rinjani yang luar biasa? Ayo main ke Rinjani dan lihat senyum Dewi Anjani secara langsung.


Danau Segara Anak dan Gunung Barujari dari puncak Rinjani (Randy/detikTravel)

0 komentar :

Posting Komentar